Minggu, 15 Februari 2026

Analisa Trading Terkini: Minggu, 15 Februari 2026


Trading analysis untuk komoditas emas, forex, kripto, dan saham saat ini menunjukkan tren bullish secara keseluruhan pada 15 Februari 2026, didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan data ekonomi AS.

Emas (XAU/USD)

Harga emas berada di sekitar $4.981–$5.043 per ounce, rebound dari support $4.870 setelah mencapai level tinggi baru.
Analisis teknikal menunjukkan potensi naik ke $5.312 jika bertahan di atas $5.000, tapi risiko koreksi ke $4.815 jika gagal.
Rekomendasi: Hold order jika sudah open long; open buy baru di atas $5.000 dengan stop loss $4.880; avoid close kecuali break support kanal tren.

Forex (Pasangan Utama)

Pasangan USD/JPY dan EUR/USD sedang hot karena kebijakan Fed dan yen lemah; USD menguat tipis tapi emas menekan DXY.
Support emas-related memengaruhi forex safe-haven, dengan EUR/USD potensi rebound jika data inflasi AS lemah.
Rekomendasi: Open sell USD/JPY di atas 150; hold EUR/USD long; close short emas-correlated pairs seperti AUD/USD.

Kripto (BTC & ETH)

Bitcoin dan ETH tren naik mengikuti emas sebagai aset alternatif, dengan BTC di atas $100K didorong risk-on sentiment.
Volatilitas tinggi akibat regulasi Trump administration, tapi momentum bullish dominan.
Rekomendasi: Open long BTC/ETH di dip; hold posisi existing; close hanya jika break support $90K BTC.

Saham Luar Negeri

Saham US seperti Nvidia (NVDA) dan tech giants hot, naik 2-3% minggu ini karena AI hype dan earnings positif.
Indeks S&P 500 tren naik, tapi watch resistance di level psikologis.
Rekomendasi: Open buy NVDA di pullback; hold portofolio tech; close underperformer jika inflasi AS panas.

Saham Dalam Negeri (IDX)

Saham seperti BBCA dan TLKM stabil, tapi sektor komoditas (ANTM) ikut emas naik; IHSG sideways.
Rupiah melemah dorong saham ekspor.
Rekomendasi: Open buy ANTM/BBRI; hold blue chips; close spekulatif jika IHSG break 7.200.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, prioritaskan hold dan open long pada emas serta aset bullish seperti kripto/tech saham, dengan manajemen risiko ketat via stop loss; close order hanya pada sinyal bearish jelas untuk hindari volatilitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar