Harga komoditas emas saat ini mengalami koreksi setelah reli kuat, sementara forex menunjukkan volatilitas pada pair utama seperti USD/JPY dan EUR/USD. Kripto dan saham domestik serta global sedang tren dengan campuran sinyal bullish dan bearish berdasarkan data terkini 14 Februari 2026.
Emas (XAU/USD)
Harga emas dunia berada di sekitar $5.040–$5.067 per ounce, turun setelah mencapai puncak mingguan $5.120 akibat tanda kelelahan bullish dan resistensi kuat di $5.100–$5.160. Prediksi menunjukkan potensi koreksi ke $4.860 atau bahkan $4.687 jika gagal bertahan di atas support $5.000, dipengaruhi data inflasi AS mendatang.
Rekomendasi: Hold jika sudah long; close order jika di atas $5.120 untuk ambil untung, atau open short menuju $5.000 dengan stop loss $5.140.
Forex (USD/JPY & EUR/USD)
USD/JPY naik di atas 153.00 tapi berpotensi turun 2.4% mingguan karena support Yen dari ekspektasi kebijakan BoJ; level kunci 152.30–153.50. EUR/USD rebound ke 1.1880 tapi melemah di 1.1850 dengan RSI 44, rentan turun jika Dolar menguat pasca-IHK AS. Kedua pair sensitif terhadap risk-off dan data ekonomi AS.
Rekomendasi: Open buy USD/JPY di atas 153.00 (target 154.00); hold EUR/USD, close short jika break 1.1900.
Kripto (BTC, ETH, SOL)
BTC dominan di $69.000+ dengan tren downtrend harian tapi +4.83% 24 jam; ETH di $2.500-an fokus L2 scaling. SOL di $143–145, koreksi dari puncak Januari tapi potensi upside 67% jika BTC hold support $68.897, highly correlated (0.85+). Trending lain seperti ZIL (+70%) dan HBAR menunjukkan momentum spekulatif.
Rekomendasi: Hold BTC/ETH untuk jangka menengah; open buy SOL di support harian jika BTC stabil, close jika break bawah $140.
Saham Indonesia (BBCA, TLKM, ASII)
BBCA direkomendasikan buy analis dengan target Rp10.700–10.800, didukung inflow asing dan stabilitas kredit. TLKM bullish jangka panjang di Rp4.000 support, RSI 55 netral-bullish dengan dividen tinggi. ASII tren naik di Rp6.200 support, sektor otomotif stabil. Top gainers IDX termasuk ICBP dan Indofood terkait.
Rekomendasi: Open buy BBCA/TLKM di level support; hold ASII, close jika break support utama.
Saham Luar Negeri (NVDA, TSLA)
NVDA dan TSLA paling aktif/volatile di AS; NVDA +2.71% pasca-earnings kuat, volume tinggi. TSLA -1.55% karena isu regulasi, tapi tren tech mixed dengan AMD/MSFT. Pasar AS hijau tipis (S&P +0.33%).
Rekomendasi: Open buy NVDA di pullback; hold TSLA, close short jika rebound atas resistance.
Kesimpulan
Pasar hari ini didominasi koreksi emas dan kripto, tapi peluang buy di forex USD/JPY serta saham BBCA/NVDA yang hot; prioritaskan risk management dengan stop loss ketat mengingat volatilitas data AS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar