Harga emas menunjukkan tren bullish kuat saat ini dengan level di sekitar $5,023, sementara pasar forex, kripto, dan saham memiliki aset panas berdasarkan sentimen terkini. Analisis ini fokus pada komoditas dan aset trending per 9 Februari 2026, dengan rekomendasi aksi trading yang jelas.
Emas (XAU/USD)
Emas bertahan di atas SMA 21-hari yang naik, dengan semua SMA jangka menengah dan panjang mengarah bullish, menegaskan kontrol pembeli. Momentum bullish sedikit melemah karena RSI rendah, tapi support kuat di $2,530-$2,500 batasi penurunan, sementara resistance di $2,900.
Rekomendasi: Hold order untuk posisi long; open buy jika breakout di atas $5,050; close jika turun di bawah $4,563 (SMA 50-hari).
Forex (USD/JPY & EUR/USD)
USD/JPY trending naik dengan 88% sinyal buy, support di 0.66 dan pivot 0.66, dipengaruhi kekuatan dolar AS. EUR/USD menunjukkan 72% sell dengan resistance 0.94, cocok untuk short di tengah ketegangan geopolitik.
Rekomendasi: Open sell EUR/USD; hold USD/JPY long; close jika USD/JPY jebol support 0.66.
Kripto (BTC/USD)
Bitcoin stabil di atas $100,000 dengan sentimen bullish dari pola rounding bottom, didukung safe-haven seperti emas di tengah volatilitas global. Volatilitas tinggi karena berita regulasi, tapi tren jangka panjang naik.
Rekomendasi: Hold posisi; open buy pada dip ke $95,000; close jika turun di bawah $90,000.
Saham Luar Negeri (NVDA & TSLA)
NVIDIA (NVDA) panas dengan kenaikan AI-driven, target resistance $172.91 dari sinyal 100% buy. Tesla (TSLA) volatile tapi hold mid-term dengan 56% sell short-term, dipicu berita EV.
Rekomendasi: Open buy NVDA; hold TSLA; close TSLA jika di bawah support $172.21.
Saham Dalam Negeri (BBCA & TLKM)
BBCA trending buy 80% dengan pivot 1.17, kuat di sektor perbankan Indonesia. TLKM netral 56% sell tapi hold long-term di tengah ekspansi 5G.
Rekomendasi: Hold BBCA; open buy pada dip TLKM; close jika BBCA di bawah 1.17.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, emas dan saham tech seperti NVDA layak hold atau open long untuk tren bullish, sementara forex volatile cocok short-term sell; pantau geopolitik dan data ekonomi hari ini untuk aksi cepat. Risiko tinggi—gunakan stop-loss ketat dan ukuran posisi 1-2% modal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar