Analisis trading untuk aset hot hari ini (23 Februari 2026) menunjukkan tren campuran dengan emas bullish, forex USD kuat, kripto mayoritas bearish, dan saham volatile.
Berdasarkan data terkini, berikut rekomendasi aksi spesifik untuk open, hold, atau close order pada aset trending.
Emas (XAU/USD)
Harga emas dunia mencapai sekitar 5.150 USD/oz dengan kenaikan 0,81% kemarin, sementara emas Antam lokal naik ke Rp 2.978.000/gram. Analisis teknikal menunjukkan momentum bullish kuat jika tembus resistance 2.900 USD, didukung safe-haven flows dari geopolitik.
Rekomendasi: Open BUY order, target 3.000 USD; hold posisi long existing; avoid close.
Forex (USD/IDR & Trending Pairs)
USD/IDR sangat bullish di semua timeframe dengan sinyal "Sangat Beli", sementara EUR/USD sangat jual harian dan GBP/USD mixed tapi jual harian. Pair hot seperti USD/JPY dan USD/CAD menunjukkan buy signals kuat, dipengaruhi kebijakan Trump. Tren ini didorong penguatan USD global.
Rekomendasi: Open BUY USD/IDR atau USD/JPY; hold USD longs; close EUR/USD shorts jika ada.
Kripto (BTC, ETH, SOL)
Bitcoin anjlok ke USD 67.439 (-1,32%), Ethereum dan Solana ikut koreksi dengan SOL mendekati support 76 USD dan risiko turun lebih dalam. Pasar kripto mayoritas merah dengan gainers minor seperti ARCAI (+17%) tapi BTC dominan turun ke 64.400 low. Momentum bearish berlanjut enam minggu.
Rekomendasi: Avoid open new longs, hold jika di support kuat; close atau short BTC/ETH/SOL.
Saham Indonesia (BUVA, DEWA, BUMI)
Saham hot BEI: BUVA naik 24% ke 165 IDR dengan strong uptrend, RSI stabil 67.9, dan potensi retest 1.450 dari support 1.330-1.375. DEWA +3,67% ke 226 IDR dan BUMI +1,75% volume tinggi, tunjukkan minat buyer. Tren bullish reversal untuk BUVA.
Rekomendasi: Open BUY BUVA/DEWA; hold posisi; close jika break support.
Saham Luar Negeri (NVDA, TSLA, Trending Tech)
Saham US trending seperti NVDA dan TSLA volatile tapi tech sector mixed; Western Digital dan Lam Research naik di semikonduktor. Fokus gainers bulanan Februari di NYSE/NASDAQ, tapi hari ini prioritas tech post-Trump policy. Resistance di level tinggi, support AI hype.
Rekomendasi: Open BUY NVDA jika breakout; hold tech longs; close weak losers.
Kesimpulan: Prioritaskan buy emas dan USD forex untuk momentum kuat, hold saham Indonesia hot seperti BUVA, tapi close atau short kripto mayoritas karena bearish dominan—pantau support kunci untuk adjust.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar