Harga emas sedang tren naik hari ini dengan peningkatan signifikan di pasar lokal dan global, sementara aset lain seperti forex, kripto, dan saham perlu analisis tren terkini untuk rekomendasi trading akurat. Berikut analisis singkat berdasarkan data pasar 26 Februari 2026.
Emas (Komoditas)
Harga emas Antam naik menjadi Rp 3.039.000 per gram dari Rp 3.023.000 kemarin, sementara harga spot global mencapai USD 5.202,28 per ounce (naik 1,1%).
Faktor pendorong termasuk ketidakpastian tarif impor AS dan ketegangan geopolitik Timur Tengah, menjadikan emas aset safe haven yang kuat.
Rekomendasi: Open order buy untuk posisi long, target profit di USD 5.300; hindari sell karena momentum bullish.
Forex (USD/IDR & EUR/USD)
USD/IDR stabil di kisaran 16.200-16.300 akibat sentimen emas kuat dan kebijakan Trump yang pro-dolar, sementara EUR/USD melemah ke 1.06 karena data ekonomi Eropa lesu. Tren hari ini menunjukkan volatilitas rendah tapi potensi penguatan USD.
Faktor hot: Kebijakan tarif Trump memicu risk-off, mendukung USD.
Rekomendasi: Hold order buy USD/IDR; close sell EUR/USD jika sudah profit 50 pips.
Kripto (BTC & ETH)
Bitcoin (BTC) tren sideways di USD 95.000 setelah pullback dari all-time high, didorong sentimen regulasi positif pasca-reeleksi Trump tapi tekanan profit-taking. Ethereum (ETH) naik tipis ke USD 3.200.
Volatilitas tinggi karena faktor makro seperti emas yang bersaing sebagai safe haven alternatif.
Rekomendasi: Hold order untuk BTC/ETH; open buy jika breakout di atas resistance BTC USD 97.000.
Saham Luar Negeri (S&P 500 & Nasdaq)
S&P 500 dan Nasdaq lagi hot dengan tren bullish ringan (S&P di 5.800), didukung euforia Trump policies tapi waspada volatilitas dari data inflasi AS. Tech stocks seperti Nvidia dan Tesla memimpin gains.
Faktor tren: Kebijakan deregulasi Trump dorong sektor tech dan energi.
Rekomendasi: Open order buy untuk indeks long; close short positions jika index naik >1%.
Saham Dalam Negeri (IHSG & LQ45)
IHSG tren naik ke 7.200, dipimpin saham bank (BBCA, BMRI) dan komoditas, tapi terkoreksi tipis karena sentimen global emas. Saham hot: ANTM dan TBIG.
Faktor pendorong: Kenaikan emas lokal untungkan emiten tambang.
Rekomendasi: Hold order untuk BBCA/BMRI; open buy ANTM targeting gap emas.
Kesimpulan
Prioritaskan open buy emas dan hold kripto/saham tech untuk momentum bullish saat ini, sambil close posisi lemah di forex mata uang lemah; pantau geopolitik untuk adjust risk 1-2% per trade.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar